Category:

User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

Puisi Astronomi

oleh: Joseph Edwin

 

“Ada efek anestesi dari kelaziman. Sebuah obat bius yang menumpulkan indera dan menyembunyikan ketakjuban hidup.”

 

Profesor Richard Dawkins mengungkap demikian dalam bukunya Unweaving the Rainbow yang diterjemahkan menjadi Mengurai Pelangi.

 

Ratapan tadi menggambarkan rasa penasaran terhadap ‘keajaiban’ dunia yang kian menyusut. Segala yang hadir di keseharian kita sering menjadi latar indah di panggung kehidupan tanpa mendapat perhatian lebih.

 

Written by Widya Sawitar
Category:
Planet Merah, Mars. Credit: ESA/Hubble

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Saat ini kubah langit malam kota Jakarta sudah tidak begitu indah, hal ini disebabkan karena sudah tercemar oleh lampu-lampu kota yang sangat terang, sehingga suasana malam hari pun layaknya seperti siang hari (polusi cahaya). Selain itu, kualitas udaranya pun semakin mengkhawatirkan (polusi udara). Namun, jika kita pergi agak jauh dari kota Jakarta, ke tempat yang tingkat polusinya rendah apalagi daerah yang masih asri serta tidak padat penduduknya, maka kita akan melihat pemandangan kubah langit yang sangat indah.

Written by Widya Sawitar
Category:
Star Party Credit HAAJ

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive

Pada era yang kita katakan modern saat ini, perkembangan astronomi di dunia sudah semakin maju. Faktanya, masyarakat umum di Indonesia masih banyak yang belum mengenal Astronomi. Sebagian kecil masyarakat telah mengenalnya, namun masih menganggapnya sebagai ilmu yang “mewah”, seolah tidak tersentuh oleh kalangan non-akademik. Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ), sebagai salah satu dari sekian sedikit instrumen astronomi yang ada, senantiasa berupaya untuk mengubah paradigma tersebut dengan mengadakan berbagai kegiatan astronomis yang berbasis publik. Dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan visi memasyarakatkan Astronomi yang telah menjadi visi HAAJ sejak berdiri, dapat terwujud.

Written by Widya Sawitar
Category:
Keluarga Matahari. Credit: Photojournal/NASA/JPL

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Pada malam yang cerah dapat diamati beraneka benda langit secara kasat mata. sang Surya, taburan bintang, sang dewi malam, si pengembara, sesekali bintang jatuh, dan yang relatif jarang tampak si bintang berekor. Dengan bantuan alat optis seperti kékeran (binokuler) atau teropong bintang (téléskop) ternyata dapat terlihat lebih banyak lagi bintang, bahkan bentukan kawah di Bulan, rupa fase wajah Bintang Kejora, pengiring sang pengembara, dan banyak benda langit lainnya.