Written by Widya Sawitar
Category:
Star Party Credit HAAJ

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive

Pada era yang kita katakan modern saat ini, perkembangan astronomi di dunia sudah semakin maju. Faktanya, masyarakat umum di Indonesia masih banyak yang belum mengenal Astronomi. Sebagian kecil masyarakat telah mengenalnya, namun masih menganggapnya sebagai ilmu yang “mewah”, seolah tidak tersentuh oleh kalangan non-akademik. Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ), sebagai salah satu dari sekian sedikit instrumen astronomi yang ada, senantiasa berupaya untuk mengubah paradigma tersebut dengan mengadakan berbagai kegiatan astronomis yang berbasis publik. Dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan visi memasyarakatkan Astronomi yang telah menjadi visi HAAJ sejak berdiri, dapat terwujud.

Written by Widya Sawitar
Category:
Keluarga Matahari. Credit: Photojournal/NASA/JPL

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Pada malam yang cerah dapat diamati beraneka benda langit secara kasat mata. sang Surya, taburan bintang, sang dewi malam, si pengembara, sesekali bintang jatuh, dan yang relatif jarang tampak si bintang berekor. Dengan bantuan alat optis seperti kékeran (binokuler) atau teropong bintang (téléskop) ternyata dapat terlihat lebih banyak lagi bintang, bahkan bentukan kawah di Bulan, rupa fase wajah Bintang Kejora, pengiring sang pengembara, dan banyak benda langit lainnya.

Written by Widya Sawitar
Category:
Planet Merah, Mars. Credit: ESA/Hubble

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Saat ini kubah langit malam kota Jakarta sudah tidak begitu indah, hal ini disebabkan karena sudah tercemar oleh lampu-lampu kota yang sangat terang, sehingga suasana malam hari pun layaknya seperti siang hari (polusi cahaya). Selain itu, kualitas udaranya pun semakin mengkhawatirkan (polusi udara). Namun, jika kita pergi agak jauh dari kota Jakarta, ke tempat yang tingkat polusinya rendah apalagi daerah yang masih asri serta tidak padat penduduknya, maka kita akan melihat pemandangan kubah langit yang sangat indah.

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive

 

In the Orchards of the Gods, He Watch the Canals

Enuma Elish (Sumeria, 2500 SM)

(ref.: Cosmos, p.124)

 

They have likewise discovered two lesser stars, or satellites, which revolve about Mars;

whereof the innermost is distant from the centre of the primary planet

exactly three of his diameters, and the outermost, five;

The former revolves in the space of ten hours, and the latter in twenty-one and a half;

so that the squares of their periodical times are very near in the same proportion

with the cubes of their distance from the centre of Mars,

which evidently shows them to be governed by the same law of gravitation

that influences the other heavenly bodies.

(ref.: Gulliver’s Travels – Jonathan Swift, 1726)

 

At most, terrestrial men fancied there might be other men upon Mars,

perhaps inferior to themselves and ready to welcome a missionary enterprise.

The War of the Worlds (H. G. Wells, 1897)

(ref.: Cosmos, p.126)

 

(Catatan: versi radio oleh Orson Welles, 1938 dan versi layar lebar dengan judul sama dengan aktor utama Tom Cruise yang disutradarai oleh Steven Spielberg dan narrator Morgan Freeman, 2005. Ref.: Wikipedia the free encyclopedia)

 

Sejak keberadaan manusia, mereka sebenarnya telah menyadari keberadaan benda langit yang mirip bintang dengan sifat yang unik, yaitu mengembara di suatu daerah langit tertentu yang populer dengan nama Zodiak. Sang Pengembara di Zodiak inilah yang kemudian dijuluki planet. Jaman dahulu kala telah diketahui secara kasat mata hadirnya 5 planet, yaitu Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Sementara kala itu, Bumi belum dianggap sebagai planet. Sang Pengembara ini dalam budaya Nusantara juga dikenal luas seperti julukan di daerah Minangkabau Bintang Bakiba(r), Bintang ba(r)–eda(r), di ranah Sunda Benteung-leumpang, Madura Bintang Ajalan, Bali Pelalintangan, Bugis Dawari atau Sayari, Jawa Lintang Lumaku, Lintang Lumampah.