Written by Widya Sawitar
Category:
Lukisan Mimi Mintuna. Credit: Sawitar, Doni, Mahesa.

User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Dalam kehidupan sehari-hari bahwa sebuah benda berbentuk piringan di langit yang bercahaya sangat cemerlang pada siang hari biasa dikenal di Indonesia sebagai Matahari. Secara internasional, kata Matahari lebih dominan disebut dalam bahasa Inggris, yaitu dengan sebutan Sun. Baik kemunculan kata Sun maupun yang terkait kata Matahari dalam ranah budaya Nusantara ternyata cukup menarik kalau dikupas.

Written by Widya Sawitar
Category:
Komet terurai

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Di Tata Surya, benda langit yang ada bukan hanya sebatas Matahari, planet, satelit, komet, meteor, dan asteroid seperti yang selama ini kita dapatkan pada pelajaran di sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Sebenarnya banyak lagi yang lainnya. Dalam Tata Surya, banyak sekali tersebar di segala pelosoknya benda-benda yang relatif kecil dibanding semisal planet dan satelit. Sebut saja mereka itu adalah benda atau penjelajah kecil di Tata Surya, yang salah satunya adalah obyek langit yang dikategorikan sebagai Centaur.

Written by Widya Sawitar
Category:
C/2011 L4 Panstarrs Credit: M.Rayhan

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive

Penjelajah kecil yang satu ini khas wajahnya, kadang bentuk rupanya begitu panjang layaknya memiliki ekor. Tidak salah kalau sejak millenia lalu disebut komet yang artinya si rambut panjang. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani era awal, aster kometes atau long haired (flowing hair) star. Pada era Ptolemy yang terkenal dengan konsep Geosentris-nya (abad 2 M), muncul ragam istilah terkait wajah komet seperti beams (balok/tiang), trumpets, jars (guci), dll.

Written by Cecep Nurwendaya
Category:
Peta ketinggian hilal awal syawal.Credit: Planetarium Jakarta.

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

KAJIAN TENTANG IMSAKIYAH DAN TELAAH PENENTUAN AWAL SYAWAL 1437 HIJRIAH (URGENSI RUKYAT PADA POSISI HILAL DI BAWAH UFUK)

Catatan: Ada baiknya membaca dahulu tulisan tentang "Penelitian dan Pengembangan Hisab Rukyat" sebelum membaca tulisan ini.

 

Kajian tentang imsakiyah.

Waktu imsak adalah waktu tertentu sebagai batas akhir makan sahur bagi orang yang akan melakukan puasa pada siang harinya. Waktu imsak ini sebenarnya merupakan langkah kehati-hatian agar orang yang melakukan puasa tidak melampaui batas waktu mulainya puasa yakni fajar.

Written by Widya Sawitar
Category:
Gerhana Sang Rembulan Credit: M.Rayhan

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive

Pada malam yang cerah, pada kondisi yang jauh dari polusi udara dan cahaya kota, langit malam bertabur bintang menunjukkan kesejatiannya. Dimaklumi bila fenomena tersebut mempengaruhi pola pikir manusia sejak hadirnya manusia itu sendiri di muka Bumi termasuk didalamnya adalah apapun fenomena yang terkait Sang Dewi Malam Rembulan.