Written by Super User
HIMBAUAN SARAN DAN PENGINGAT
BAGI YANG TELAH MENDAFTAR IKUT PENGAMATAN
DALAM KEGIATAN OBSERVASI GERHANA BULAN TOTAL
RABU, 31 JANUARI 2018
PUKUL 18:00 – 23:00 WIB
DI
PLAZA TEATER JAKARTA
UP PUSAT KESENIAN JAKARTA TIM

 

  1. Peristiwa ini berlangsung pada waktu selepas hari kerja; Rabu sore hingga malam;
  2. Esok harinya juga hari kerja, yaitu hari Kamis;
  3. Fenomena terjadi dari awal malam hingga tengah malam;
  4. Pengamatan berlangsung di tempat terbuka;
  5. Cuaca 2 minggu terakhir silih ganti antara cerah/panas dan hujan/angin/dingin, dan cenderung sukar diduga;
  6. Yang berminat turut mengamati di lokasi ternyata sangat banyak (ribuan dalam data pendaftaran online);
  7. Tahap awal gerhana (gerhana penumbra) terjadi sebelum Shalat Maghrib; kisaran pukul 17:51 WIB;
  8. Waktu normal makan malam berdekatan dengan tahap awal Gerhana Bulan Total (Bulan mulai masuk bayang-bayang utama Bumi); kisaran 18:48 WIB;
  9. Peralatan bantu lihat atau teleskop, dioptimalkan untuk membantu melihat fenomena ini walaupun sesungguhnya fenomena Gerhana Bulan Total sangat mudah dilihat tanpa bantuan alat tersebut;
  10. Bagi yang ingin melaksanakan Shalat Gerhana (Khusuf), Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki menyelenggarakannya di:
Lokasi
Imam/ Khotib
Waktu
: Masjid Amir Hamzah (Basement 1 Teater Jakarta)
: Ustadz Ahmad Safii Hidayat
: Ba’da Isya (Setelah Shalat Isya berjamaah)

Catatan untuk Jakarta    : Maghrib pukul 18:20 WIB, Isya pukul 19:32 WIB.

 

 Maka disarankan:

  1. Jangan lupa memakai baju hangat atau jaket karena kita mengamat di udara terbuka yang berangin beberapa jam lamanya, juga di tengah cuaca saat ini yang tidak stabil;
  2. Tidak ada salahnya menyiapkan jas hujan atau payung;
  3. Makan malam sebelum waktu Maghrib;
  4. Menyiapkan cemilan dan minuman hangat dapat dipertimbangkan (untuk menjaga kondisi fisik);
  5. Khususnya bagi yang membawa anak kecil, point 1 s.d 4 di atas mohon dipertimbangkan dengan seksama;
  6. Bagi yang memakai kendaraan, baik motor maupun mobil, mohon dipertimbangkan karena suasana di Pusat Kesenian Jakarta TIM sebagai tempat atau ajang kesenian juga sedang banyak pementasan. Jadi, dapat memilih datang tanpa kendaraan atau datang lebih awal terlebih pada sore hari yang lalu lintasnya umumnya padat;
  7. Pengunjung dimohon dapat tertib mengikuti arahan petugas; dan perbesar kesabaran di tengah masyarakat yang sama-sama antusias mengikuti acara ini;
  8. Sebelum berangkat, coba disimak lagi waktu terjadinya Gerhana Bulan Total pada artikel yang telah dimuat di sini;
  9. Mohon dijaga barang bawaan, apapun itu dan jangan sampai ketinggalan, terjatuh atau berpindah tangan ke yang tidak berhak. Kalau datang berkelompok, mohon saling menjaga satu sama lain terlebih membawa anak kecil;
  10. Jagalah kebersihan lingkungan, mohon sampah dibuang pada tempat sampah yang disediakan;
  11. Ikutilah semua petunjuk panitia/petugas; termasuk gambar denah kawasan atau peta lokasi kegiatan observasi (seperti lokasi meja registrasi/informasi atau pendaftaran ulang, lokasi observasi, musholla, toilet, kantin, dsb.);
  12. Apabila anda berkesempatan melihat dengan alat bantu seperti teleskop, mohon peralatan ini JANGAN DIPEGANG tanpa panduan dari petugas. Hal ini menjaga agar posisi teleskop tidak berubah dan tidak mengganggu rentang waktu giliran bagi peminat setelah anda karena harus mengoreksi kedudukan teleskopnya;
  13. Terkait dengan frekuensi gempa seminggu terakhir cukup sering, maka perhatikan peta lokasi tentang lokasi titik kumpul (meeting point) di kawasan Pusat Kesenian Jakarta TIM, yaitu pertama adalah di Plaza Teater Jakarta dekat gerbang keluar dan kedua berada di tempat parkir depan – dekat jalan Cikini Raya (plaza depan); dan
  14. Kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya demi kenyamanan dan keamanan kita bersama.

 

Tambahan Info:

  1. Bagi yang ingin menikmati di luar rumah sambil mungkin jalan-jalan, maka sekedar tambahan saran selain beberapa yang terkait yang disebut di atas, antara lain:
  2. Carilah lokasi observasi yang asri, aman, dan nyaman; bebas polusi udara dan gemerlapnya lampu kota;
  3. Laporlah kehadiran anda dengan petugas setempat (RT, keamanan wilayah tempat anda melakukan pengamatan, dll);
  4. Cari tempat dan posisi yang Anda sukai di lokasi;
  5. Bawalah penerang seperti lampu senter untuk berjaga-jaga; dan
  6. Tidak ada salahnya mencari informasi, sekiranya benda langit apa saja yang dapat disimak kala itu khususnya terkait peta langit (salah satunya dapat anda simak pada artikel gerhana bulan pada situs planetarium). Terima Kasih.