Category:
Planetarium goes to School. Kredit: POJ.

Sebagai ilmu, Astronomi dapat dikatakan sebagai ilmu pengetahuan dasar dan eksakta tertua. Setelah melewati era mitos di masyarakat, perlahan keilmuan ini semakin mapan dalam hal usahanya untuk mengurai gejala alam disekitarnya berlandas beragam keilmuan lainnya, bahkan hingga ranah sosial-budaya dan tentang kehadiran dirinya di luasnya Jagad Raya.

Category:
Hilal Dzulhijjah 1435H. Kredit: Ronny Syamara

Salah satu aplikasi langsung Astronomi di kalangan masyarakat terwujud dalam bentuk penentuan waktu-waktu yang terkait erat dengan pelaksanaan ibadah keagamaan. Kegiatan tersebut mencakup penentuan jadwal waktu sholat, awal bulan puasa (1 Ramadhan), Idul Fitri (1 Syawal), Idul Adha (10 Dzulhijjah), kalender standard Masehi (berdasar gerak semu Matahari di kubah langit), kalender Hijriyah (berdasar lintas edar ataupun perubahan fase Bulan), dan pelaksanaan sholat gerhana pada saat terjadi Gerhana Matahari atau Gerhana Bulan, dll. Dalam hal ini termasuk penentuan arah kiblat.

Category:

Dalam kondisi langit malam yang sangat cerah tiada berawan, tetap saja benda langit yang dapat dilihat dengan mata biasa jumlahnya terbatas. Beruntung tahun 1609 ada Galileo Galilei dari Italia yang mempelopori pengamatan benda langit dengan teleskop (teropong bintang). Sejak itu pengetahuan tentang Jagad Raya makin bertambah.Diawali pengetahuan tentang Bumi dan