Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
Kegiatan Penelitian Hisab Rukyat
untuk Penentuan Awal Bulan Zulhijjah 1439H (2018 M)
dalam Rangka Penentuan Idul Adha 1439H
Oleh Tim Planetarium dan Observatorium
Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta

Seperti yang telah beberapa kali dipaparkan pada situs ini terkait penentuan awal bulan dalam kalender bahwa salah satu dari sekian banyaknya aplikasi langsung dari bidang ilmu Astronomi di kalangan masyarakat terwujud dalam bentuk penentuan waktu-waktu yang terkait erat dengan pelaksanaan ibadah keagamaan. Bagaimana pun, ibadah seperti ini banyak yang berpedoman pada kalender berbasis khususnya Bulan (bahkan kombinasi antara posisi Matahari dan Bulan, yaitu sistem luni-solar). Memang secara faktual yang tampak adalah pada umat Muslim yang terkenal dengan kalender Hijriahnya.

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
GERHANA BULAN TOTAL
SABTU, 28 JULI 2018
PLANETARIUM DAN OBSERVATORIUM
UNIT PENGELOLA PUSAT KESENIAN JAKARTA TAMAN ISMAIL MARZUKI
DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN
PROVINSI DKI JAKARTA

Atas dasar perhitungan astronomis bahwa pada hari Sabtu (dinihari), tanggal 28 Juli 2018, untuk seluruh wilayah Indonesia dapat menikmati fenomena Gerhana Bulan Total (GBT). Proses GBT mulai pada pukul 00:14:49 WIB dan berakhir pukul 06:28:37 WIB. Peristiwa ini dapat disaksikan oleh semua pengamat di wilayah Indonesia (lihat gambar 1). Namun demikian, tahapan gerhana yang relatif dapat mudah diamati oleh awam adalah mulai pukul 01:24:27 WIB (titik U1 pada gambar 2, saat Bulan masuk bayang-bayang utama atau umbra Bumi) hingga pukul 05:19:00 WIB (titik U4 saat Bulan meninggalkan umbra Bumi). Wajah Bulan, yang seharusnya dalam fase purnama, sebagian menjadi gelap, bahkan menjadi merah tua tatkala keseluruhan piringan Bulan memasuki umbra Bumi (pukul 02:30:15 WIB pada titik U3 s.d 04:13:12 WIB pada titik U3). Catatan: deskripsi fenomena di sini berpedoman dengan sekiranya yang dapat disaksikan dari kota Jakarta, termasuk perhitungan waktu kejadiannya yang berbasis waktu wilayah barat (zona +7 atau WIB). Uniknya, bila GBT tanggal 31 Januari pada kondisi Blue Moon, kali ini tidak demikian. Kala itu dalam kondisi Super Moon (perigee), kali ini justru posisi Bulan adalah apogee (Micro Moon).

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Penelitian Hisab Rukyat untuk Penentuan Awal Bulan Syawal 1439H

 

Planetarium dan Observatorium

Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta

 

Kompilasi: Widya Sawitar

 

 

 

PERENUNGAN AWAL (RAMADAN)

Topik penentuan awal bulan Hijriah memang terasa berulang muncul ke permukaan, minimal menyangkut 3 bulan dalam kalender Hijriah, yaitu Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah. Bahkan tahun demi tahun seolah tiada berkesudahan masalah ini muncul ke permukaan. Hal ini terasa sejak tahun 1984 dan sangat terasa pada 2 dekade terakhir di mana masyarakat senantiasa bertanya akan adanya perbedaan dalam sebuah ketetapan yang dibangun utamanya pada ranah religi. Walau tahun demi tahun banyak penjabaran dan penjelasannya, seolah-olah topik seperti ini tidak lekang oleh waktu. Apabila hendak menyimak dengan seksama perkembangannya di masyarakat awam/luas/umum, nyatanya penuh dinamika juga perbedaan. Dapat dikatakan bahwa pada ranah kenyataan, kadang terasa gaduh walau dalam konteks harapan yang positif. Di sini disajikan kembali tinjauan yang sama untuk perhitungan kalender Hijriah tahun 1439H atau tahun 2018 pada kalender Masehi, khususnya menyangkut penentuan awal bulan Syawal. Berikut ini beberapa persoalan disaji-ulangkan kembali dalam hal latar belakang dan yang terkait kegiatan ini. Sekedar mengingatkan kembali.

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
RAGAM NAMA ASTEROID

Artikel ini sebagai ucapan terima kasih dan persembahan kepada Ibu Premana W. Premadi,
yang telah begitu banyak sumbang sarannya pada dunia Astronomi,
baik dari koridor sains maupun dunia pendidikan.
Senantiasa berkutat dengan ke kedalaman jagad gede sang semesta
hingga taraf yang sukar dibayangkan,
tanpa meninggalkan jejak kakinya di jagad cilik di landas Bumi,
dan senantiasa berkelindan antara dunia ujud dan ranah spiritnya secara apik.
Ide-idenya yang senantiasa kreatif menimbulkan karya inspiratif dalam aktifitas keseharian
dan menggiring pada kinerja bersama
dalam dunia pendidikan Astronomi di Indonesia maupun dalam dunia internasional.

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
Kegiatan Penelitian dan Pengamatan Bulan
dalam Penentuan Awal Bulan Ramadan 1439H (2018 M)
di Kompleks Mercusuar Cikoneng Pantai Anyer, Serang, Provinsi Banten
Oleh Tim Observasi
Planetarium dan Observatorium
Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta

Seperti yang telah dipaparkan pada situs ini sebelumnya (Kegiatan Penelitian Bulan Sabit Usia Muda, Penentuan Awal Kalender Bulan Syaban 1439H), bahwa salah satu dari sekian banyaknya aplikasi langsung dari bidang ilmu Astronomi di kalangan masyarakat terwujud dalam bentuk penentuan waktu-waktu yang terkait erat dengan pelaksanaan ibadah keagamaan. Bagaimana pun, ibadah seperti ini banyak yang berpedoman pada kalender berbasis khususnya Bulan (bahkan kombinasi antara posisi Matahari dan Bulan, yaitu sistem luni-solar). Memang secara faktual yang tampak adalah pada umat Muslim yang terkenal dengan kalender Hijriahnya.