Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
Kemanakah Bintang Gemintang di Kubah Langit Malam?

Lingkup pengaturan dalam Undang-Undang ini meliputi:

(UU RI No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, Bab I Pasal 6 Butir a hingga n)

Setiap kegiatan Keantariksaan dilarang
melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan pencemaran
dan/atau
kerusakan lingkungan hidup bumi dan …
(UU RI No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, Bab II Pasal 8 Butir e)

Catatan: Dua kutipan UU ini keseluruhannya menyoal pada masalah keantariksaan dan menyinggung aspek efisiensi, keamanan, keselamatan, sesuatu yang merugikan, kelestarian lingkungan hidup, tanggung jawab, peran serta masyarakat, dll.

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
RIUHNYA PERKENALAN BUMI DENGAN ASTEROID

In the years since researchers have sought evidence
linking impacts with other mass extinctions of life
throughout geologic history.
The biggest of these, 251 million years ago, ended the vibrant Permian period
and nearly left Earth sterile:
90 to 95 percent of all species died within a geologic blink of an eye.
No compelling explanation for the Permian-Triassic extinction
— widely called the "Great Dying" —
has yet gained favor.
(skyandtelescope)

Gambar 1
Jatuhnya Meteor di Bumi
(Credit: Don Davis / NASA; armaghplanet dan skyandtelescope)

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
DINAMIKA ORBIT DAN KELUARGA ASTEROID

 

Artikel ini khusus dipersembahkan dan sebagai kenangan akan
Prof. DR. Suryadi Siregar
seorang Guru Besar Astronomi ITB yang baru tanggal 15 Januari 2018 berpulang.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun”
Seorang dosen sekaligus kolega yang handal, dengan keramahannya yang khas.
“Wawargita ing Widya withing Jagad Rana Adi Ganesha”

Sekedar coretan tulisan seperti inilah
yang dapat penulis tuangkan
sebagai ungkapan terima kasih atas segala apa yang pernah diberikan,
“especially grateful to him that always provided advice on the theme”.
Bidang asteroid dengan beragam aspeknya adalah spesialisasi Beliau.

And as a single point source in astronomical community
that just like star in the complexity of universe,
there is the existence of him, that have contributed something,
more or less in astronomical aspect.
In author’s suggestion for the young,
not to forget and always keep in mind that as a single particle in universe
which always learn and try to give a commitment and consistency in astronomy,
still make an effort based on
“No one came except with the knowledge of his inability”.
At last; idea of this theme is mainly based on his dedication on Astronomy.

Selamat Jalan Pak.

 

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

“Those born under the sign of the Dragon are full of intelligence,
vitality and enthusiasm.
The Dragon is a revered sign that appears confident but can be gentle inside.
Dragons are generally popular although, being perfectionists,
can be too direct or demanding of others.”

 

Dragon 1928 1940 1952 1964 1976 1988 2000 2012
Yang Earth Metal Water Wood Fire Earth Metal Water

(Kutipan: PREVIOUS: Astrology and Astronomy)

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Atas dasar perhitungan astronomis bahwa pada hari Rabu tanggal 31 Januari 2018, untuk seluruh wilayah Indonesia dapat menikmati fenomena Gerhana Bulan Total (GBT). Proses GBT (lihat gambar 1) dimulai pada pukul 17:51:15 WIB dan berakhir pada pukul 23:08:27 WIB. Peristiwa GBT ini praktis dapat disaksikan oleh semua pengamat di wilayah Indonesia (lihat gambar 2). Namun demikian, tahapan gerhana yang relatif dapat mudah diamati oleh awam adalah mulai pukul 18:48:27 WIB hingga pukul 22:11:11 WIB. Saat inilah Bulan memasuki bayang-bayang utama (umbra) Bumi. Wajah Bulan, yang seharusnya dalam fase purnama, sebagian menjadi gelap. Hal ini membuat wajah Bulan di bagian tepi menjadi agak cekung. Catatan: deskripsi fenomena di sini berpedoman dengan sekiranya yang dapat disaksikan dari kota Jakarta, termasuk perhitungan waktu kejadiannya (WIB).