Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
Kegiatan Penelitian dan Pengamatan Bulan
dalam Penentuan Awal Bulan Ramadan 1439H (2018 M)
di Kompleks Mercusuar Cikoneng Pantai Anyer, Serang, Provinsi Banten
Oleh Tim Observasi
Planetarium dan Observatorium
Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta

Seperti yang telah dipaparkan pada situs ini sebelumnya (Kegiatan Penelitian Bulan Sabit Usia Muda, Penentuan Awal Kalender Bulan Syaban 1439H), bahwa salah satu dari sekian banyaknya aplikasi langsung dari bidang ilmu Astronomi di kalangan masyarakat terwujud dalam bentuk penentuan waktu-waktu yang terkait erat dengan pelaksanaan ibadah keagamaan. Bagaimana pun, ibadah seperti ini banyak yang berpedoman pada kalender berbasis khususnya Bulan (bahkan kombinasi antara posisi Matahari dan Bulan, yaitu sistem luni-solar). Memang secara faktual yang tampak adalah pada umat Muslim yang terkenal dengan kalender Hijriahnya.

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
Kemanakah Bintang Gemintang di Kubah Langit Malam?

Lingkup pengaturan dalam Undang-Undang ini meliputi:

(UU RI No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, Bab I Pasal 6 Butir a hingga n)

Setiap kegiatan Keantariksaan dilarang
melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan pencemaran
dan/atau
kerusakan lingkungan hidup bumi dan …
(UU RI No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, Bab II Pasal 8 Butir e)

Catatan: Dua kutipan UU ini keseluruhannya menyoal pada masalah keantariksaan dan menyinggung aspek efisiensi, keamanan, keselamatan, sesuatu yang merugikan, kelestarian lingkungan hidup, tanggung jawab, peran serta masyarakat, dll.

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
KEMUSNAHAN MASSAL YANG TIDAK TERBAYANGKAN
”THE GREAT DYING”

In the years since researchers have sought evidence
linking impacts with other mass extinctions of life
throughout geologic history.
The biggest of these, 251 million years ago, ended the vibrant Permian period
and nearly left Earth sterile:
90 to 95 percent of all species died within a geologic blink of an eye.
No compelling explanation for the Permian-Triassic extinction
— widely called the "Great Dying" —
has yet gained favor.
(S&T)

Written by Widya Sawitar
Category:

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
RIUHNYA PERKENALAN BUMI DENGAN ASTEROID

In the years since researchers have sought evidence
linking impacts with other mass extinctions of life
throughout geologic history.
The biggest of these, 251 million years ago, ended the vibrant Permian period
and nearly left Earth sterile:
90 to 95 percent of all species died within a geologic blink of an eye.
No compelling explanation for the Permian-Triassic extinction
— widely called the "Great Dying" —
has yet gained favor.
(skyandtelescope)

Gambar 1
Jatuhnya Meteor di Bumi
(Credit: Don Davis / NASA; armaghplanet dan skyandtelescope)