Written by widya sawitar
Category:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

OPHIUCHUS
SANG PENAKLUK ULAR
(Bagian Pertama)

Widya Sawitar

“. . . the length of Ophiuchus huge
In th' arctic sky”
(Kutipan karya Milton, Paradise Lost / penelope.uchicago.edu/astronomy)
perseus.tufts.edu/hopper/book=10:commline=275 )

Gambar 1
Ophiuchus tampak memegang ular besar, Serpens, yang tergambar pada Atlas Coelestis
karya John Flamsteed (1729), yang terbagi antara Serpens Caput dan Serpens Cauda.
Ophiuchus terlihat berdiri di atas Scorpius Sang Kalajengking.
Tampak pula formasi huruf V di atas ekor ular (Serpens Cauda), sebelah kanan bahu Ophiuchus,
membentuk rasi bintang Taurus Poniatovii yang kini ditiadakan,
yang keberadaannya dibuat oleh Abbe Poczobut dari Wilna Polandia (1777).
Garis putus-putus di kaki Ophiuchus adalah lingkaran ekliptika.
( ianridpath.com/startales)
( lhldigital/compoundobject/collection/astro_atlas ) ( lhldigital/singleitem/collection/astro_images )

Gambar 2
Simbol Ophiuchus (Unicode: U+26CE; https://en.wikipedia.org/wiki/Miscellaneous_Symbols)
Simbol dari manusia yang memegang ular.
Ular itu sendiri merupakan rasi bintang yang terpisah, yaitu Serpens.
(catatan: ada beberapa versi tentang simbol ini, misal https://spaceplace.nasa.gov/starfinder2/en/ )

Genitif: Ophiuchi
Singkatan: Oph
Urutan Luas: 11
Sejarah: Salah satu dari 48 rasi bintang dalam daftar karya Ptolemy (Almagest)
Nama Yunani: Ofioucoz (Ophiouchos)

Ophiuchus merupakan salah satu rasi bintang Zodiak dan terbagi dua oleh ekuator langit nyaris sebanding, walau yang berada di belahan selatan sedikit lebih luas. Namanya berbasis Yunani adalah pemegang atau sebut pawang ular. Wilayahnya di antara Aquila, Serpens, Scorpius, Sagittarius, dan Hercules. Membentang dari sebelah timur kepala Sang Perkasa Hercules hingga ke Scorpius; sebagian wilayahnya berada di dalam jalur putih Bima Sakti. Walaupun senantiasa digambarkan bersama ular, tetapi identifikasi bintang anggotanya antara sang tokoh dengan ularnya berbeda. Ophiuchus kini merupakan rasi bintang Zodiak yang ke 9, diapit oleh Scorpius dan Sagittarius. Matahari melewati daerah ini antara tanggal 29 November hingga 18 Desember.

Written by widya sawitar
Category:

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

PISCES

SANG IKAN

oleh : 

Widya Sawitar

 

“And here fantastic fishes duskly float,
Using the calm for waters, while their fires
Throb out quick rhythms along the shallow air”
(Kutipan: Mrs. Browning's A Drama of Exile - penelope.uchicago.edu/Thayer/Pisces)

Gambar 1
Lukisan Pisces dalam the Atlas Coelestis karya John Flamsteed (1729).
Seutas tali tampak mengikat masing-masing ke ekor ikan.
Garis putus-putus horisontal yang melewati ikan yang bawah (selatan) adalah ekuator langit,
dan garis putus-putus diagonal adalah ekliptika (lintasan semu tahunan Matahari).
Perpotongan garis tersebut pada lokasi tersebut dikenal sebagai Vernal Equinox.
(https://www.ianridpath.com/startales/Pisces.htm)
(https://lhldigital.lindahall.org/astro_atlas)

Gambar 2
Simbol Pisces.
Rasi bintang Pisces dianggap bersesuaian dengan kondisinya,
yaitu bersamaan dengan posisi Matahari saat musim hujan;
dan simbol di atas merupakan pengejawantahan dua ikan yang bergabung.
Pandangan lainnya bahwa simbol tersebut adalah cerminan pluralitas masyarakat Hittite.

Genitif: Piscium
Singkatan: Psc
Urutan Luas: 14
Sejarah: Salah satu dari 48 rasi bintang dalam daftar karya Ptolemy (Almagest)
Nama Yunani: Ἰχθύες (Ichthyes)

Pisces merupakan salah satu rasi bintang Zodiak dan terletak di belahan langit utara. Namanya berbasis latin adalah (dua) ikan. Wilayahnya terletak di antara Aquarius (barat) dan Aries (timur). Ekliptika dan ekuator langit berpotongan di dalam rasi bintang ini (dan di Virgo, di arah berlawanan). Selain itu, (earthsky.org/astronomy-essentials) Pisces Sang Ikan kadang disebut rasi bintang pertama di Zodiak karena Matahari melewatinya ini saat Titik Balik Maret (March Equinox). Satu tahun tropis didefinisikan sebagai periode waktu antara 2 titik ini. Jadi, di sini, Titik Balik Maret menandai awal tahun baru dan inilah mengapa Pisces dianggap sebagai titik awal Zodiak.

Dari sejarah mitologi bahwa Pisces berasal dari gabungan antara rasi bintang Babylonia Šinunutu (burung layang-layang yang besar yang kini menjadi Pisces) dan Anunitum (ratu langit, ikan bagian utara). Dalam sejarah juga dikenal sebagian dari Pisces termasuk dalam kelompok DU.NU.NU (Rikis-nu.mi, tali/pita ikan).

Written by Widya dan Nadya
Category:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

HUJAN METEOR PERSEIDS 

oleh:

Nadya Hidayatie dan Widya Sawitar

 

Walau kubah langit pada malam hari di Jakarta saat ini sudah tidak indah lagi dengan bentang perbintangan karena atmosfernya tercemar oleh polusi udara dan polusi cahaya, namun tetap untuk objek langit tertentu masih dapat ditera dengan baik. Pemetaan langit masih dapat dilakukan, termasuk hadirnya objek dekat seperti planet dan Bulan yang memang relatif terang.

Kondisi di atas tentu berbeda apabila kita pergi agak jauh dari kota Jakarta, ke tempat yang tingkat polusinya rendah. Ribuan bintang di langit dapat disaksikan, yang sudah sejak jaman dahulu dijadikan pedoman waktu dan arah bagi para nelayan di laut dan pengembara, serta dijadikan pedoman musim bagi para petani. Tidak kalah pentingnya adalah jembatan spirit untuk memahami karya ciptaNya.

Apabila melihat dengan cermat, selain bintang gemintang, planet, dan Bulan, kadang masih dapat terlihat meteor dan komet, bahkan sekarang dapat pula terlihat satelit buatan manusia yang berjalan perlahan di samudra perbintangan. Ada yang unik saat kita melakukan pengamatan benda langit, sadar ataupun tidak, menjadikan kita dapat mengenal dimensi waktu, yang selanjutnya menjadi penting dalam pengamatan dan memahami fenomena alam secara umum dalam dimensi ruang alam semesta. Termasuk fenomena yang pada bulan Agustus mendatang dapat kita cermati.

Written by widya sawitar
Category:

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

GEMINI SI KEMBAR

Oleh

Widya Sawitar

 


Gambar 1
Gambaran Gemini pada atlas John Flamsteed
(ianridpath)

Genitif: Geminorum
Singkatan: Gem
Urutan luasan: ke 30
Sejarah: Salah satu dari 48 rasi bintang pada karya Ptolemeus (Almagest)
Nama Yunani: Δίδυμοι (Didymoi)

Gemini adalah salah satu rasi bintang Zodiak dan terletak di belahan Bumi utara. Dalam urutan Zodiak adalah yang ke 3 dan merupakan salah satu rasi bintang dari 48 rasi bintang yang terdapat pada karya Ptolemeus pada abad 2, Almagest, dan bertahan hingga kini di antara 88 rasi bintang modern. Nama ini adalah nama latin untuk "si kembar," dan dikaitkan dengan si kembar Castor dan Pollux dalam mitologi Yunani. Simbolnya seperti pada gambar di atas (♊). Luasannya ke 30 (513,761 derajat persegi).

Written by widya sawitar
Category:

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

CANCER
SANG KEPITING

Oleh :

Widya Sawitar

Gambar 1
Atas: Simbol Cancer
Bawah: Cancer, ilustrasi pada karya Johann Bode, Uranographia (1801).
Gugus terbuka Praesepe tampak di tengah cangkang kepiting,
sedikit di utara garis ekliptika,
di antara bintang Asellus Borealis and Asellus Australis (Gamma and Delta Cancri).
(ianridpath - Cancer)

Genitif: Cancri
Singkatan: Cnc
Ranking Luasan: 31
Sejarah: Salah satu dari 48 rasi bintang dalam daftar karya Ptolemy (Almagest)
Nama Yunani: Karkinos

 

Cancer adalah salah satu dari tiga belas rasi bintang Zodiak dan terletak di belahan Bumi utara. Simbolnya seperti yang tertera pada gambar 1 di atas (a). Luasannya di kubah langit kisaran 506 derajat persegi dan bintang-bintangnya relatif redup di mana bintang paling terangnya, Beta Cancri hanya memiliki magnitudo visual 3,7 (limit bawah kasat mata adalah 6). Pada rasi bintang ini diketahui terdapat 2 bintang yang memiliki planet, termasuk 55 Cancri yang memiliki lima planet terdiri dari 1 Super-Bumi (seperti Bumi) dan 4 planet gas raksasa (struktur tubuh seperti Jupiter). Diketahui pula terdapat 1 planet yang berada pada zona layak huni dan karenanya memiliki komposisi kimiawi yang mirip dengan Bumi. Di pusat area terdapat gugus terbuka (open cluster) yang disebut Praesepe, yang dalam katalog Messier bernomor 44 dan populer bagi para astronom amatir.

 

Mitologi

Penokohan hewan kepiting ini merupakan karakter minor pada kisah Heracles (Romawi: Hercules). Kisah populernya saat Heracles harus melawan monster berkepala banyak (Hydra) di rawa dekat Lerna (Lernaeus, Lernean Hydra). Saat itulah diceritakan sang kepiting muncul dari rawa untuk menggigit kaki Heracles. Hal ini membuat Heracles marah dan diinjaklah sang kepiting. Walau singkat ceritanya, konon dewi Hera (Juno), yang sangat membenci Heracles, tetap mengapresiasi usaha sang kepiting yang kemudian sebagai penghormatan ditempatkanlah sang kepiting di lautan bintang di kawasan Zodiak. Di Yunani disebut Karkinos (Latin: Carcinus). Menurut filsafat Kaldea dan Platonis, sosoknya adalah “Gate of Men”, yang melaluinya jiwa turun dari surga ke tubuh manusia.