Ruang Pameran (Exhibition Hall)

Jadwal Buka Ruang Pameran*

Hari Jam Buka (WIB)
Terakhir Masuk (WIB)
Senin - Jum'at 08.00 - 15.30
15.00
Sabtu, Minggu, Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 08.30 - 14.30
14.00

* Jadwal buka ruang pameran dapat berubah sewaktu-waktu.

 

Bangunan planetarium di Planetarium dan Observatorium Jakarta terdiri dari 2 lantai. Ruang pertunjukan simulasi langit yang dikenal sebagai Teater Bintang berada di lantai 2. Adapun lantai pertama diperuntukkan sebagai ruang pameran yang mana beraneka peraga disajikan termasuk diorama dan teater kecil untuk menampilkan film Astronomi guna memberikan wawasan ilmu pengetahuan mengenai benda–benda langit.

 

 

Jarak pemisah yang amat jauh dan luasnya alam semesta, serta keterbatasan mata memandang, membuat kita tidak tahu banyak tentang ujud benda langit yang sebenarnya. Oleh karena itu, gambar-gambar di ruang pameran berupa lukisan maupun foto yang diperoleh melalui peralatan Astronomi berbasis landas-Bumi maupun landas-angkasa dapat membantu menjelaskan rupa, warna, bentuk, dan dimensi benda–benda yang mengisi di kedalaman Jagad Raya. Selain itu, ada ragam miniatur wahana antariksa, koleksi meteorit yang jatuh di Tambak Watu Pasuruan Jawa Timur tahun 1975 di halaman rumah Bapak Supinah (Meteorit Tambak Watu), miniatur Matahari dan planet, alat simulasi fase Bulan, dll.

Selain ruang pameran utama, ada ruang pameran pendukung yang unik berbentuk lorong berisi lukisan Zodiak dan ragam foto Astronomi berikut penjelasannya. Di ruang lobby pun ditampilkan aneka foto dan peraga lainnya. Hal ini dibutuhkan agar sambil menantikan waktu pertunjukan, para pengunjung dapat menikmati suasana senyaman mungkin sambil mendapat data informasi Astronomi yang optimal. Bagi para siswa yang sering mendapat tugas dari sekolah (biasanya berujud lembar kerja siswa), sebelum ataupun sesudah menonton Teater Bintang dapat serba sedikit mencatat data yang disajikan dengan topik tentang sejarah Planetarium dan Observatorium Jakarta hingga masalah isi dan segala fenomena yang terjadi di alam semesta. Bagi penggiat ataupun peminat Astronomi, tentu materi yang ditampilkan dapat dijadikan acuan informasi bahkan hingga menjadi bahan diskusi. Tidak jarang hal ini terjadi bahwa mereka bertanya lebih jauh dengan staf pemandu pameran maupun narasumber yang ada.

 

 

Memang harus diakui bahwa ruang pameran memiliki area terbatas. Namun, usaha dalam perancangan yang memadukan antara indoor – outdoor exhibition (pameran dalam ruang dan luar ruang) terus dilakukan. Hal ini menjadi harapan agar para pengunjung mendapat informasi sebanyak mungkin tentang bidang ilmu Astronomi. Selama ini ruang lobby tempat pengunjung menunggu ataupun ruang tempat membeli tiket juga tersedia aneka tema poster. Namun, sejatinya masih dapat lagi diperkaya dalam tampilan pameran secara terintegrasi. Tidak ada salahnya apabila pada masa mendatang masalah materi pameran ini merambah hingga ke halaman Planetarium dan Observatorium Jakarta. Satu kesatuan tematik yang masih dapat dilakukan.

Juga tidak kalah pentingnya dalam pengembangan keseluruhannya adalah gagasan ataupun pemikiran mengenai aspek desain interior, materi pameran, dan pemilihan karakter media peraga (bersifat pasif ataupun interaktif). Dalam kasus ini, pemikiran global pada unsur seperti Conservation (penyimpanan/perlindungan), Preservation (pemeliharaan), Exhibition (pameran), Education and Recreation (edutainment concept – wisata pendidikan), dan Commercial (dalam konteks memiliki daya tarik tinggi, bukan dari sisi finansial) turut menjadi pertimbangan secara berimbang. Selain itu, sifat pameran pun dapat fleksibel dalam arti terdiri dari 2 segmen yang terdiri dari pameran bermateri permanen dan yang bersifat temporer (insidentil).

Pada aspek lain, bahwa baik halaman dan bangunan dapat didesain sebagai satu kesatuan di mana justru halaman (atau lobby) dapat dikatakan sebagai ruang transisi dengan tujuan sebagai stimulus sebelum pengunjung menikmati sajian utamanya, yaitu Teater Bintang. Pengembangan inilah yang sekarang sedang dipertimbangkan oleh Planetarium dan Observatorium Jakarta.

Pembenahan secara bertahap dari tahun ke tahun pada ruang pameran dan peraga lainnya tentu dengan tujuan agar pengunjung dapat mengikuti perkembangan informasi astronomis yang lengkap dan aktual dengan semakin meningkatnya kualitas dan kuantitas materi astronomis di ruang pameran, termasuk penataan kualitas ruang yang seiring sejalan dengan keinginan demi kenyamanan dan kepuasan pengunjung.

Bagi para pengunjung ruang pameran dapat dinikmati sebelum pertunjukan teater bintang berlangsung, tidak dipungut biaya (gratis) dan tidak perlu mendaftar terlebih dahulu.

 

Category: